TMMD ke-124 Kodim 0315/Tanjungpinang Resmi Ditutup, Wujud Sinergi TNI dan Pemda Bangun Desa

0

Lingga (KGK) – Kodim 0315/Tanjungpinang secara resmi menutup kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Tahun Anggaran 2025 yang berlangsung selama satu bulan penuh di Desa Panggak Laut, Kecamatan Lingga, Kabupaten Lingga. Upacara penutupan digelar pada Selasa (4/6), menandai berakhirnya rangkaian program pembangunan terpadu antara TNI dan pemerintah daerah.

Komandan Satuan Tugas TMMD ke-124, Letkol Inf Abdul Hamid, S.I.P., menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari operasi bakti TNI yang bertujuan mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan serta memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat.

“TMMD ini merupakan perintah langsung dari Danrem 033/WP sekaligus bagian dari program kerja teritorial Kodim 0315. Kami hadir untuk memberi solusi nyata terhadap kebutuhan masyarakat di desa-desa,” ujar Abdul Hamid dalam laporannya.

Fokus Pembangunan Fisik dan Non-Fisik

TMMD ke-124 menargetkan berbagai sasaran strategis, baik fisik maupun non-fisik. Kegiatan fisik utama berupa pembukaan jalan baru sepanjang 3.000 meter dengan lebar 6 meter, membuka akses vital bagi masyarakat setempat.

Sementara kegiatan non-fisik mencakup penyuluhan hukum, wawasan kebangsaan, bela negara, hingga edukasi pencegahan stunting, radikalisme, dan bahaya narkoba. Pelayanan publik seperti edukasi pertanian, ekonomi kreatif, dan kesehatan lingkungan juga menjadi prioritas.

Pembagian 200 paket sembako, 100 paket bantuan stunting, (Photo kominfo : Indra Why/SMI)

Program Unggulan dan Bakti Sosial

Sejumlah program unggulan dari Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) turut dilaksanakan, seperti:

– Renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Panggak Laut.

– Pembuatan MCK dan sumur cincin di tiga desa: Panggak Laut, Musai, dan Kerandin.

– Renovasi Masjid Al-Hikmah di Kampung Pahang.

– Penanaman mangrove seluas 1 hektare dan pengembangan ketahanan pangan di lahan 2 hektare.

– Pembersihan sungai dan fasilitas umum di Kampung Putus dan Desa Nerekeh.

Selain itu, kegiatan sosial juga digelar, seperti pembagian 200 paket sembako, 100 paket bantuan stunting, serta layanan kesehatan gratis, KB, dan sunatan massal.

Sinergi Anggaran dan Personel

Sebanyak 150 personel dilibatkan dalam program ini, terdiri dari pokko satgas, tim asistensi, dan SSK TMMD. Program didukung anggaran dari Komando Atas sebesar Rp474,5 juta dan dana APBD Kabupaten Lingga sebesar Rp1 miliar.

“Ini bukti nyata sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam membangun desa, baik dari aspek infrastruktur maupun kualitas hidup masyarakat,” tambah Abdul Hamid.

TMMD ke-124 menjadi salah satu wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat, khususnya di wilayah-wilayah yang selama ini belum tersentuh pembangunan secara optimal. (O.P)

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *