KEPRI (KGK) – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau terus mempercepat penyelesaian program renovasi rumah tidak layak huni. Sebanyak 99 unit RTLH yang tersebar di berbagai kabupaten kota ditargetkan rampung dan segera dihuni masyarakat.

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melalui Dinas Perumahan Dan Kawasan Permukiman Kepulauan Riau terus mempercepat penyelesaian program renovasi rumah tidak layak huni pada tahun 2025 ini.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kepulauan Riau, Said Nursyahdumenyampaikan bahwa pada tahun 2025 Pemprov Kepri menargetkan renovasi sebanyak 99 unit rumah tidak layak huni di seluruh wilayah Kepulauan Riau. Program ini menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat.

Total anggaran yang digunakan untuk program renovasi RTLH mencapai 4,9 miliar rupiah yang bersumber dari APBD Kepri tahun 2025. Anggaran tersebut dialokasikan untuk lima kabupaten kota di Provinsi Kepulauan Riau.

Besaran bantuan renovasi setiap rumah tidak sama dan disesuaikan dengan tingkat kerusakan bangunan. Berdasarkan hasil penghitungan teknis bantuan per unit rumah berkisar antara 20 juta hingga 50 juta rupiah.

Penentuan nilai bantuan tersebut dilakukan melalui penaksiran oleh tenaga ahli untuk mengetahui sejauh mana kerusakan bangunan yang dialami oleh penerima manfaat.

Sebaranlokasi renovasi RTLH di wilayah Provinsi Kepri meliputi lima kabupaten kota. Di Kabupaten Bintanalokasi mencapai 40 unit dengan anggaran 2 miliar rupiah, Kabupaten Lingga mendapat 35 unit dengan anggaran 1,7 miliar rupiah.

Sementara itu Kota Tanjungpinang mendapat 10 unit dengan anggaran 500 juta rupiah, Kabupaten Karimun 5 unit dengan anggaran 250 juta rupiah, dan Kota Batam 9 unit dengan anggaran 400 juta rupiah.

Pemerataan bantuan menjadi perhatian pemerintah agar manfaat program RTLH dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat di berbagai wilayah.

Said Nursahdu optimis bahwa seluruh pengerjaan renovasi RTLH dapat diselesaikan sesuai jadwal. Sebanyak 99 unit RTLH ditargetkan rampung pada akhir desember 2025, dan dapat segera dihuni oleh para penerima manfaat.

Diketahui sebagian proyek telah selesai dilaksanakan, termasuk 40 unit RTLH di Kabupaten Bintan yang sudah rampung sepenuhnya. Program ini diharapkan dapat memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kesejahteraan dan kelayakan hunian masyarakat kepri.

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *