Pemko Tanjungpinang Salurkan Cadangan Pangan Pemerintah

0

Pj. Wali Kota Tanjungpinang, Hasan, S.Sos melepas penyaluran bantuan pangan untuk masyarakat di halaman Kantor Dinas Perhubungan Kota Tanjungpinang, Senin (5/2).

TANJUNGPINANG (KGK) – Penyaluran cadangan pangan Pemerintah berupa bantuan beras tahap 1 tahun 2024 siap distribusikan kepada masyarakat penerima manfaat. Penjabat (Pj.) Wali Kota Tanjungpinang, Hasan, S.Sos melaksanakan pelepasan penyaluran bantuan tersebut di halaman Kantor Dinas Perhubungan Kota Tanjungpinang, Senin (5/2).

Dalam sambutannya, Hasan menyampaikan bahwa Pemerintah memberikan bantuan berupa Cadangan Pangan Pemerintah ini untuk meringankan kebutuhan masyarakat.

“Tujuannya untuk mengurangi beban pengeluaran penerima bantuan pangan sebagai upaya untuk menangani kerawanan pangan di masyarakat, kemiskinan, stunting dan gizi buruk, keadaan darurat, melindungi produsen dan konsumen, termasuk mengendalikan dampak inflasi,” ucapnya.

Sehubungan dengan hal tersebut, sambung Hasan, Pemerintah Pusat melalui Bulog menyalurkan CPP sebanyak 10 kg beras/KPM/bulan kepada 7.750 KPM yang bersumber dari data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) yang dibagikan dalam 3 bulan yakni Januari, Februari dan Maret.

“Total penyaluran tahap satu ini adalah 232.500 kg. Adapun penyalurannya dilaksanakan oleh PT. Pos Indonesia cabang Tanjungpinang di bawah koordinasi dan pemantauan Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan, Bappelitbang dan Dinas Sosial. Penyaluran tahap pertama ini dilakukan penggabungan bulan Januari dan Februari sedangkan untuk bulan Maret akan disalurkan bulan depan,” jelas Hasan.

Terakhir Hasan berharap dengan bantuan ini dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat penerima manfaat. “Untuk memberikan kepastian pangan yang cukup, serta mendukung kesejahteraan masyarakat kota Tanjungpinang,” pungkasnya.

Adapun jumlah penerima ketahanan pangan se-kota Tanjungpinang sebanyak 7.750 KK. Dengan rincian, beras 20 kg × 7.750 KK dengan total 155.000 kg untuk di bulan Januari dan Februari. (Hum/Red)

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *