Dorong Kepatuhan dan Jaga Lingkungan, Dinas Perikanan Lingga Gelar Sosialisasi Perizinan Tambak Udang dan Budidaya Ikan

0

Lingga (KGK) — Dinas Perikanan Kabupaten Lingga menggelar Sosialisasi Kewajiban Pelaku Usaha Budidaya Ikan dan Perizinan Tambak Udang, Rabu (2/7/2025), di Hotel Prima Inn, Dabo Singkep. Kegiatan ini diikuti lebih dari 40 peserta, terdiri dari petambak udang, penyuluh perikanan, serta perwakilan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Kepala Dinas Perikanan Lingga, Sutarman, dalam sambutannya menekankan pentingnya sektor tambak sebagai salah satu primadona baru di Kabupaten Lingga. Ia menyebutkan bahwa sejak 2017, jumlah tambak udang meningkat drastis dari hanya dua menjadi lebih dari 40 lokasi.

“Tambak udang kini menjadi salah satu sumber penghasilan tambahan yang menjanjikan bagi masyarakat. Ini juga merupakan bagian dari prioritas pembangunan sektor perikanan di Lingga,” ujar Sutarman.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Lingga, Sutarman dalam sambutannya. (Dokumentasi Photo : Dinas Perikanan/Rudi)

Sosialisasi ini, lanjut Sutarman, merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah daerah dalam memastikan para pelaku usaha tambak memahami serta mematuhi regulasi yang berlaku, baik dari sisi perizinan maupun kelestarian lingkungan.

Senada dengan hal tersebut, Asisten III Setda Lingga, Zainal Abidin, yang hadir mewakili Bupati Lingga, menegaskan pentingnya legalitas usaha dan pengelolaan tambak yang berwawasan lingkungan. Ia menyebut, upaya tersebut selaras dengan visi pembangunan “Ekonomi Biru” yang dicanangkan pemerintah pusat.

“Melalui ekonomi biru, kita ingin memastikan bahwa pengelolaan sumber daya laut dan perairan bisa dilakukan secara berkelanjutan. Tidak hanya untuk keuntungan ekonomi jangka pendek, tapi juga untuk menjaga keberlangsungan ekosistem,” jelas Zainal.

Asisten III Setda Lingga, Zainal Abidin, mewakili Bupati Lingga dalam sambutannya (Dokumentasi Photo : Dinas Perikanan/Rudi)

Zainal juga mendorong para peserta untuk aktif berdialog dalam kegiatan ini guna mencari solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi pelaku tambak di lapangan.

“Ini kesempatan emas bagi kita untuk memperkuat sinergi antara pelaku usaha dan pemerintah. Tujuannya jelas, untuk kemudahan dan kenyamanan dalam berusaha, serta menjamin keberlanjutan usaha itu sendiri,” tambahnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kepatuhan para petambak terhadap aturan yang berlaku, sekaligus memperkuat kontribusi sektor perikanan terhadap ekonomi masyarakat Kabupaten Lingga, tanpa mengabaikan aspek kelestarian lingkungan.(O.P)

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *