Musrenbang Singkep Barat 2026: Fokus Dorong Ekonomi Daerah di Tengah Tekanan Fiskal

TANJUNGPINANG (KGK) — Pemerintah Kecamatan Singkep Barat menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Lingga Tahun 2027. Kegiatan ini berlangsung di Balai Runding Kemala Mestika, Kantor Kecamatan Singkep Barat, Selasa (20/1/2026).
Musrenbang tahun ini mengusung tema “Pengembangan Pertumbuhan Ekonomi Berbasis Keunggulan Daerah, Investasi, Pemerataan Infrastruktur, dan Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia dengan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik serta Menjunjung Nilai-Nilai Budaya.”
Camat Singkep Barat, Febrizal Taupik, S.Pi, dalam sambutannya menegaskan pentingnya sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong pembangunan ekonomi yang berkelanjutan. Ia menyampaikan laporan pelaksanaan Musrenbang sekaligus memaparkan sejumlah capaian dan kebutuhan prioritas kecamatan.

Beberapa isu strategis yang disoroti antara lain pemeliharaan bus sekolah, prestasi Kecamatan Singkep Barat dalam ajang MTQ dan STQ, serta pengembangan Sentra Industri Kecil Menengah (IKM) kelapa yang dinilai memiliki potensi besar namun masih menghadapi kendala pasokan bahan baku.
“Sentra IKM kelapa membutuhkan dukungan pasokan kelapa yang berkelanjutan dan tidak terlalu bergantung pada pemerintah daerah. Perlu keterlibatan semua pihak, termasuk masyarakat dan pelaku usaha,” ujar Febrizal.
Anggota DPRD Kabupaten Lingga, Nova Apriani, turut memberikan apresiasi atas kinerja Pemerintah Kecamatan Singkep Barat, khususnya dalam menggerakkan perekonomian lokal melalui pengembangan Sentra IKM kelapa.
“Terima kasih atas kerja keras Pak Camat dan jajaran. Tahun ini tidak ada agenda politik, sehingga menjadi momentum bagi kita semua untuk bersinergi, bertukar pikiran, dan fokus pada pembangunan,” kata Nova.

Sementara itu, perwakilan Kepala Daerah yang diwakili oleh Sekretaris Bappelitbang Kabupaten Lingga, Bachtiar, ST, menyampaikan dukungan penuh terhadap visi dan misi kepala daerah. Ia menekankan bahwa tantangan fiskal menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
“Kondisi fiskal saat ini mengalami pengurangan akibat kebijakan pemerintah pusat. Oleh karena itu, dilakukan rasionalisasi belanja penunjang urusan guna menyesuaikan kemampuan bayar APBD Tahun 2025,” jelas Bachtiar.

Ia menambahkan, Bupati Lingga menginstruksikan agar pemerintah daerah tetap fokus pada pengembangan pertumbuhan ekonomi berbasis potensi unggulan, khususnya Sentra IKM kelapa dan sagu, sebagai penggerak utama ekonomi masyarakat.
Musrenbang Kecamatan Singkep Barat diharapkan menjadi forum strategis untuk menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan kebijakan pembangunan daerah, sekaligus memperkuat fondasi ekonomi lokal di tengah keterbatasan fiskal. (O.P)
