Damkar Lingga Evakuasi Ular Piton Sepanjang 7 Meter di Kelurahan Daik Sepincan

0

Lingga (KGK) – Tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Lingga berhasil mengevakuasi seekor ular piton sepanjang sekitar 7 meter yang ditemukan di dalam sebuah gudang rumah warga di Kelurahan Daik Sepincan, Kecamatan Lingga.

Kejadian ini dilaporkan oleh Rustam Efendi pada pukul 20:45 WIB melalui telepon. Laporan tersebut diterima oleh petugas Novi Sarizal, yang langsung mengoordinasikan tim evakuasi. Dalam waktu respon cepat, yakni sekitar 5 menit, tim tiba di lokasi dengan membawa peralatan lengkap, termasuk stick jepit ular, lakban, tali, dan galah kayu.

Petugas yang terlibat dalam evakuasi ini antara lain Novi Sarizal selaku Danton, serta anggota lainnya yaitu Syafriadi, Adham, Kadri, Asparudin (Danru III Shift Pagi), Dion Surya Ramadan, Robi Satriadi, Amri, serta beberapa personel Satpol PP. Selain itu, tiga penghuni rumah dan sekitar 30 warga sekitar turut menyaksikan proses evakuasi.

Menurut kronologi kejadian, pemilik rumah awalnya hendak membuka pintu gudang, namun merasa ada sesuatu yang mengganjal. Setelah diperiksa, ternyata seekor ular piton besar berada di balik pintu. Menyadari potensi bahaya, pemilik rumah segera melapor kepada pihak berwenang.

Setibanya di lokasi, petugas menghadapi kendala karena ruangan gudang yang sempit, sehingga menyulitkan proses evakuasi. Dengan strategi yang matang, tim berhasil mengamankan ular menggunakan tali dan kayu panjang dalam waktu sekitar 15 menit.

Evakuasi berjalan lancar dan tanpa kendala berarti. Setelah berhasil diamankan, ular tersebut dibawa ke posko Damkar dan rencananya akan dilepaskan kembali ke habitatnya pada keesokan harinya.

Hingga pukul 21:20 WIB, seluruh petugas telah kembali ke posko dalam keadaan aman dan situasi terkendali. Keberhasilan evakuasi ini menunjukkan kesiapan serta respons cepat dari tim Damkar Kabupaten Lingga dalam menangani kejadian darurat di masyarakat. (Ockt)

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *