Lawan Ketergantungan Gawai, Komunitas KATA HALAMAN Buka Lapak Baca Gratis

0

LINGGA (KGK) – Suasana Taman Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, tampak berbeda pada Sabtu (1/8/2026) malam. Sejumlah anak memanfaatkan waktu luang dengan membaca buku dan mengikuti kegiatan mewarnai yang digelar secara gratis oleh Komunitas ‘KATA HALAMAN”

Kegiatan tersebut menjadi ruang belajar terbuka bagi anak-anak sekaligus upaya sederhana untuk menumbuhkan minat baca dan kreativitas di tengah perkembangan teknologi digital.

Pengelola Lapak Baca dan Mewarnai, Rizky, mengatakan kegiatan tersebut rutin dilaksanakan setiap akhir pekan, tepatnya pada Sabtu dan Minggu malam.

“Melalui kegiatan ini kami ingin menghadirkan ruang belajar yang terbuka dan ramah bagi anak-anak. Selain membaca, mereka juga dapat mengembangkan kreativitas melalui kegiatan mewarnai yang disediakan secara gratis,” ujar Rizky.

Menurut Rizky, seluruh buku bacaan serta perlengkapan mewarnai yang tersedia berasal dari sumbangan anggota komunitas dan masyarakat. Dengan demikian, anak-anak dapat mengikuti kegiatan tanpa dipungut biaya.

Bukan Sekadar Bermain, Anak Dabo Singkep Isi Akhir Pekan dengan Baca dan Mewarnai (Dok. Foto: Komunitas KATA HALAMAN)

Komunitas KATA HALAMAN sendiri berpusat di Tanjungpinang dan memiliki sekitar tujuh anggota. Sementara di Dabo Singkep, kegiatan literasi tersebut dikelola oleh satu anggota yang secara aktif menjalankan lapak baca dan mewarnai untuk masyarakat.

Rizky diketahui merupakan mahasiswa Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) di Tanjungpinang. Ketua Komunitas KATA HALAMAN, Matwix Syafna Raja, juga merupakan mahasiswa di perguruan tinggi yang sama dan berdomisili di Dabo Singkep.

Kegiatan tersebut tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kemampuan membaca anak, tetapi juga memberikan alternatif aktivitas yang edukatif dan menyenangkan. Anak-anak dapat mengisi waktu luang dengan membaca maupun menyalurkan kreativitas melalui kegiatan mewarnai.

Di tengah tingginya penggunaan gawai dan permainan daring, keberadaan ruang literasi seperti ini dinilai dapat menjadi salah satu pilihan kegiatan positif bagi anak-anak. Aktivitas membaca dan mewarnai diharapkan dapat membantu menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara kreatif dan produktif.

Komunitas KATA HALAMAN berharap kegiatan tersebut dapat terus berjalan dan berkembang. Dukungan dari pemerintah daerah, dunia usaha, komunitas, maupun masyarakat dinilai penting agar kegiatan literasi serupa dapat menjangkau lebih banyak anak di Kabupaten Lingga. (O.P)

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *