Transformasi Digital Bukan Cukup Aturan: Pemkab Lingga Tekankan Moral dan Integritas Lawan Korupsi

0

Lingga (KGK) – Pemerintah Kabupaten Lingga melalui Inspektorat Daerah menggelar kegiatan Dialog Interaktif Anti Korupsi di Aula Pantai Tige Berlian, Kecamatan Singkep, Kamis (13/11/2025).

Kegiatan ini mengangkat tema “Penguatan Nilai Anti Korupsi Sebagai Upaya Pencegahan Tindak Pidana Korupsi Dalam Pengelolaan APBDesa.”

Dialog tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan komitmen bersama dalam mencegah tindak pidana korupsi serta menciptakan tata kelola pemerintahan desa yang lebih transparan dan akuntabel.

Mewakili Bupati Lingga, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Lingga, Drs. Zainal Abidin, M.Pd, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan edukatif ini.

Peserta Dialog Interaktif Anti Korupsi berfoto bersama di Aula Pantai Tige Berlian, Kecamatan Singkep. (Photo Diskominfo : Indra Why)

Ia menilai kegiatan semacam ini penting sebagai langkah pencegahan dini terhadap potensi penyalahgunaan dana desa.

“Pemerintah Kabupaten Lingga mengucapkan terima kasih atas terlaksananya kegiatan edukasi dan advokasi ini. Semoga kegiatan ini dapat memperkaya wawasan kita semua terkait pengelolaan keuangan desa,” ujar Zainal.

Ia juga menyoroti transformasi sistem pemerintahan yang kini beralih dari metode manual menjadi berbasis digital, termasuk dalam pengelolaan keuangan desa. Menurutnya, perubahan ini menuntut peningkatan integritas dan moral dari setiap individu.

“Inti dari penanganan korupsi bukan semata aturan, tapi integritas dan moral dari dalam diri kita masing-masing,” tegasnya.

Zainal Abidin Tegaskan Integritas dan Moral Jadi Kunci Utama Pencegahan Korupsi. (Photo Diskominfo : Indra Why)

Sementara itu, Irban Investigasi Inspektorat Daerah Lingga, Amrullah, S.Sos., M.IP, yang mewakili Inspektur Lingga, menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen bersama dalam menanamkan nilai-nilai integritas, kejujuran, dan tanggung jawab di lingkungan pemerintahan desa.

“Kegiatan hari ini diikuti oleh Kepala Desa, BPD, dan Kaur Keuangan dari kecamatan di Kepulauan Singkep dan Kecamatan Selayar. Sebanyak 30 desa hadir hari ini, sementara 45 desa lainnya akan mengikuti kegiatan serupa di Daik Lingga,” jelas Amrullah.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kasi Intel Kejari, Inspektur Daerah Kabupaten Lingga, sejumlah Kepala OPD, Camat Singkep, para Kepala Desa, BPD, Kaur Keuangan, serta tokoh masyarakat dan undangan lainnya.

Acara berjalan interaktif dengan sesi tanya jawab seputar praktik transparansi dan akuntabilitas keuangan desa, sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memperkuat budaya antikorupsi di tingkat akar rumput. (O.P)

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *